Selasa, 11 Februari 2020

Yuk Ketahui Penyebab Penyakit Schyzophrenia, Segera Lakukan Hipnoterapi

Hipno Terapi

Penyakit Schyzophrenia merupakan salah satu gangguan mental yang cukup kronis, dimana penderitanya kesulitan melakukan proses berfikir. Selain itu, orang yang terkena Schyzophrenia ini biasanya kesulitan membedakan mana yang khayalan dan mana yang nyata. Kebanyakan orang Indonesia menyebut gangguan ini dengan sakit jiwa. Agar lebih mengetahui penyebab penyakit Schyzophrenia, yuk simak ulasan di bawah ini.

Penyebab Gangguan Mental Schyzophrenia

1. Kadar Senyawa Kimia Di Dalam Otak yang Tidak Seimbang 
Menurut blog gumilar.net, penyakit schyzophrenia bisa disebabkan karena tidak seimbangnya senyawa kimia yang ada di dalam otak. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa otak merupakan organ tubuh vital yang berfungsi untuk mengendalikan berbagai kerja tubuh. Sebagai pusat pengedalian, otak membutuhkan hormon untuk mendukung proses kerjanya, seperti dopamin dan serotin. 

Dopamin sendiri merupakan hormon yang dihasilkan oleh tubuh yang berkaitan dengan rasa bahagia seseorang. Zat ini bekerja sama dengan serotin untuk mempengaruhi rasa senang. Peran penting lainnya yaitu berhubungan dengan cara otak mempelajari sesuatu, suasana hati, motivasi diri dan fungsi fisik tubuhseperti detak jantung dan fungsi pembuluh darah dan aliran darah. Namun, jika kadar dopamin dan serotin tidak seimbang, makabisa menyebabkan halusinasi.

2. Perbedaan Struktur Otak Penderita Schyzophrenia
Penyebab penyakit schyzophrenia bisa disebabkan karena perbedaan struktur otak. Dari hasil sebuah penelitian menunjukkan bahwa, orang yang menderita gangguan schyzophrenia memiliki struktur otak yang berbeda dengan orang normal. Penderita gangguan mental ini memiliki ruang otak yang terlihat lebih besar. Kadang juga bagian otak yang berhubungan dengan memori atau tepatnya lobus temporal medial berukuran lebih kecil.

Selain itu, konektor diantara sel-sel otak jumlahnya lebih sedikitbisa menyebabkan gangguan pada fungsi otak,  sehingga kemampuan berfikirnya cenderung lebihlemah. Bahkan perbedaan struktur otak ini bisa saja sudah ada sejak lahir. Sebagai organ yang berfungsi untuk mengendalikan pikiran, perbedaan struktur otak ini menyebabkan penderita gangguan Schyzophreniasulit membedakan mana yang nyata dan mana yang halusinasi. 

3. Berasal Dari Faktor Genetik
Faktor penyebab penyakit Schyzophreniabisa dikareakan faktor genetik. Ketika ibu atau ayahnya memiliki satu gen pembawa Schyzophreniasehingga bisa diturunkan kepada anaknya. Apalagi jika dari kedua orang tuasama-sama memiliki gen yang berpotensi schyzophrenia. Selain itu,  peluang pegidap penyakit schyzophrenia lebih besar terhadap seseorang yang memiliki kembar indentik pengidapschyzophrenia. Peluang mengidap penyakit ini bisa sampai 50%.

Meskipun riwayat keluarga bisa berpengaruh terhadap ada tidaknya gangguan mental, namun ada juga kasus dimana penderitaschyzophrenia tidak memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ini. Kondisi ini bisa saja disebabkan karena adanya mutasi gen atau perubahan struktur gen sehingga ia bisa terkena gangguan ini.

4. Faktor Lingkungan Pengidap Schyzophrenia
Selain faktordari dalam tubuh, penyebab penyakit schyzophrenia juga berasal dari faktor lingkungan. Salah satunya karena kondisi stress yang berlebihan sehingga seseorang kesulitan untuk mengendalikan pikirannya, pemicu dari stress sendiri sangat beragam. Bisa jadi karena keluarga yang terlalu menekan atau kurangnya kasih sayang yang diberikan oleh orang tua.

Selain itu, kondisi trauma akibat kehilangan seseorang juga bisa menyebabkan orang tersebut mengalami stress. Apalagi jika orang yang pergi tersebut sangat dicintainya. Kasus lain sepertipelecahan seksual atau kekerasan fisik yang dialami oleh seseorang bisa menyebabkan trauma dan stress yang berkepanjangan. Kondisi ini tentunya akan memicu berkembangnya penyakit schyzophrenia.

5. Penggunaan Obat-Obatan Terlarang
Pemakaian obat-obatan terlarang seperti narkotika juga bisa mengakibatkan seseorang mengalami schyzophrenia. Kebanyakan zat-zat tersebut me berikan efek bagi penggunanya dimana ia akan sering berkhayalal. Penggunaan kokain, ganja, amfetamin merupakan penyebab penyakit schyzophrenia. Efek halusinasi yang berlebihan dari zat tersebut sehingga membuat seseorang kesulitan membedakan kenyataan dan pikirannya sendiri, apalagi jika konsumsinya berlebihan.

Ternyata penyakit schyzophrenia bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya. Gangguan Schyzophrenia tergolong cukup serius karena bisa berdampak pada perilaku yang tidak pantas, sulit mengontrol emosi dan keinginan pelaku. Maka dari itu perlu upaya pengobatan berkepanjangan agar penderita bisa segera sembuh. Solusi efektif untuk penyembuhan ini adalah dengan membawanya ke tempat rehabilitasi mental yang menggunakan metode hipnoterapi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar