Rabu, 27 November 2019

Mampir ke Solo dari Jogja? Icipi 5 Kuliner Khasnya Juga, Yuk!

Nasi Liwet

Jogja dan Solo adalah dua kota yang letaknya saling berdekatan, dengan jarak yang kira-kira hanya 60 km di antara kedua kota tersebut. Karena itu, tak heran kalau banyak wisatawan yang menyempatkan diri mampir ke Solo ketika berlibur ke Jogja, atau sebaliknya. Karena jaraknya yang berdekatan, tak butuh waktu terlalu lama untuk menempuh perjalanan darat antara Jogja dan Solo.

Kalau Anda ingin perjalanan Anda ke Solo dari Jogja makin praktis lagi, Anda bisa coba menggunakan kereta api, atau yang disebut sebagai sepur dalam bahasa Jawa. KA Prambanan Ekspress alias Prameks adalah nama KA yang paling populer untuk rute Jogja-Solo. Meski begitu, sekarang Anda juga sudah bisa memilih opsi kereta api lainnya seperti Solo Ekspress. Apapun pilihan kereta api Anda, klik di sini untuk cek informasi ke Solo dari Jogja naik sepur yuk!

Setelah tiba di Solo, apa yang bisa Anda lakukan? Pastinya banyak! Mirip seperti Jogja, Solo juga memiliki kesultanannya sendiri, lho. Jadi, Anda bisa juga sempatkan diri untuk mampir ke wilayah Keraton Solo untuk menikmati wisata sejarah dan budaya yang ada. Sedangkan untuk Anda yang hobi wisata kuliner, Solo juga punya banyak pilihan yang wajib Anda cicipi.

Kalau begitu, apa saja ya kuliner khas Solo yang harus Anda coba ketika berkunjung ke sini dari Jogja? Yuk, simak daftarnya berikut ini!

Nasi Liwet
Sebagai salah satu kuliner khas Solo yang paling populer, Anda tidak akan mengalami kesulitan menemukan warung atau rumah makan yang menawarkan menu ini, kok. Nasi liwet sendiri merupakan menu nasi yang pulen dan dihidangkan dengan irisan telur, suwiran ayam nan gurih, sayur labu siam, tahu yang dimasak dengan bumbu kuning, dan ampas santan. Dalam penyajiannya yang tradisional, nasi liwet dihidangkan di atas lembaran daun pisang.

Selain enak dan gurih, nasi liwet juga sangat ramah di kantong. Tergantung pilihan lauk yang Anda ambil, harga seporsi nasi liwet biasanya hanya berkisar antara Rp 10.000 sampai Rp 20.000, kok. Murah, kan?

Tengkleng Bu Edi
Pasar Klewer adalah salah satu pasar paling ramai di Solo yang tak jarang diramaikan oleh para wisatawan. Nah, untuk Anda penggemar kuliner daerah, sekarang Anda punya satu alasan lagi untuk mengunjungi Pasar Klewer. Sebab, di sini Anda bisa mencicipi Tengkleng Bu Edi yang legendaris.

Tengkleng adalah menu yang diolah dari bahan dasar daging, jeroan, dan tulang belulang kambing, yang kemudian disiram dengan kuah berwarna kuning gurih yang encer dan kaya rempah. Warung Tengkleng Bu Edi ini selalu ramai oleh pengunjung, jadi Anda perlu sedikit bersabar saat membeli. Akan tetapi, begitu Anda akhirnya bisa mencicipi kelezatan menu legendaris ini, rasa lelah karena harus menunggu jelas akan langsung terbayar dengan tuntas! 

Warung Timlo Sastro
Warung Timlo Sastro berada di sisi timur kawasan Pasar Gede Solo dan buka mulai jam 7 pagi. Jadi, kalau Anda ingin mencari menu sarapan enak, sajian timlo di sini bisa jadi pilihan yang pas. Tapi, apa sih timlo itu?

Timlo adalah menu masakan berkuah yang sekilas mirip dengan soto. Hanya saja, kuahnya berwarna bening, dan disajikan dengan telur ayam pindang, jeroan ayam, dan sepiring nasi pulen yang hangat. Rasanya enak dan segar, dan bisa Anda nikmati dengan tambahan sambal maupun kecap sesuai dengan selera.

Serabi Notosuman
Serabi Notosuman adalah salah satu kuliner khas Solo yang legendaris dan usianya sudah mau mencapai satu abad, lho! Soalnya, Serabi Notosuman berdiri sejak tahun 1923. Sajian serabi di sini punya rasa yang gurih dan manis, serta memiliki tekstur yang lembut. Selain rasa original, Anda juga bisa memilih varian rasa lain sesuai dengan selera Anda, seperti cokelat dan pandan. Makanan ini sangat cocok dipilih sebagai camilan untuk menemani perjalanan Anda atau sebagai oleh-oleh.

Sate Buntel
Makanan khas Solo yang satu ini dibuat dengan bahan dasar daging kambing. Dalam proses memasaknya, daging kambing diberi bumbu bawang dan merica, sebelum akhirnya dibungkus dengan lemak kambing. Sate kemudian ditusuk dan dibakar. Nah, karena bahan sate dibungkus dengan lemak kambing itulah makanan ini diberi nama sate buntel – buntel berarti bungkus dalam bahasa Jawa.

Dalam penyajiannya, seporsi sate buntel biasanya dinikmati dengan bumbu kecap, irisan kol dan tomat, bawang merah segar, dan irisan cabai rawit kalau Anda merupakan penggemar makanan pedas. 

Itulah 5 kuliner legendaris khas Solo yang jelas wajib Anda cicipi begitu Anda menginjakkan kaki di sana! Dari kelima makanan tersebut, mana yang paling menarik minat Anda? Kalau Anda bingung dan tidak bisa memutuskan, Anda bisa pilih untuk mencicipi semuanya, lho!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar