Rabu, 21 Agustus 2019

Asal Muasal Kutu Beras & Cara Mengusirnya

Kutu beras

Kutu Beras merupakan sekelompok kecil anggota marga Tenebrio dan Tribolium (ordo Coleoptera) yang dikenal gemar menghuni biji-bijian/serealia yang disimpan. Kutu beras adalah hama gudang  yang sangat merugikan  dan sulit dikendalikan bila telah menyerang dan tidak hanya menyerang gabah/beras tetapi juga bulir jagung, biji kacang-kacangan, jewawut dan sorgum. Larvanya berada di dalam bulir/biji, sedangkan imagonya memakan tepung yang ada. 

Kutu beras berasal dari beras yang ditimbun terlalu lama dengan wadah/tempat yang tertutup rapat dan cenderung stabil kelembabannya. Beras memiliki serbuk halus yang biasa disebut dengan tepung beras, jika terlalu lama berada dalam suhu kelembaban yang cenderung stabil dalam jangka waktu yang lama, akan melahirkan sebutiran telur kutu, kemudian menetas lalu melahirkan kutu beras. Walaupun machluk kecil ini tidak berbahaya jika tidak sengaja tertelan oleh manusia, namun mempunyai efek yang bisa membuat nafsu dan selera makan jadi berkurang. 

Selain itu beras yang pernah ditumpangi atau diinvasi oleh kutu beras, akan mengalami beberapa perubahan diantaranya:

Kualitas rasa berubah
Beras yang telah diinvasi oleh hama kutu beras selama berbulan bulan dapat mempengaruhi rasa beras ketika dimasak menjadi nasi atau bubur. Nasi yang biasanya pulen akan menjadi lebih terasa tawar dengan struktur yang kurang bersih. Kondisi ini bisa membuat selera dan nafsu makan seseorang menjadi berkurang.

Nutrisi berkurang
Kutu beras yang sudah tinggal dan melakukan reproduksi pada satu stok beras dalam waktu yang lama dapat menyebabkan nutrisi yang ada pada beras menjadi berkurang. Hasil metabolisme kutu beras akan bercampur dengan beras, dan berdampak kurang baik untuk nutrisi yang terkandung dalam beras. Oleh karena itu, perlu segera ditangani.
Namun jangan khawatir sebenarnya kutu beras bisa dicegah kemunculannya dengan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan, seperti:

Bubuk Kopi
Cara yang juga cukup mudah menghilangkan kutu beras adalah dengan bubuk kopi. Namun, bukan berarti menaburkan bubuk kopi langsung di atas beras. Nanti nasinya malah menjadi pahit. Cara yang benar adalah dengan memasukkan bubuk kopi ke dalam plastik, lalu lubangi beberapa bagian plastik dan letakkan plastik berisi kopi ini di atas beras Anda. Aroma kopi yang sangat pekat dan menyengat tentu membuat koloni kutu beras kabur dan menyingkir dari stok beras Anda.

Daun Pandan
Daun pandan dikenal sebagai salah satu daun yang beraroma harum dan sering kali dipakai sebagai bahan penguat rasa kue. Daun pandan juga ampuh untuk mengenyahkan kutu beras. Caranya, letakkan daun pandan di sekitar atau di atas tumpukan beras yang tertutup. Kutu beras juga perlahan akan pergi sendiri. Aroma pandan juga dapat membuat beras lebih wangi dan sedap.

Daun Jeruk Nipis
Daun jeruk nipis dengan aroma asam yang kuat, selain digunakan untuk campuran masakan, juga efektif mengusir kutu beras. Caranya, letakkan beberapa lembar daun jeruk nipis kedalam penyimpanan beras kita, letakkan pada bagian bawah, bagian tengah dan juga bagian atas beras. Lama kelamaan kutu beras tidak akan terpengaruh dan segera meninggalkan tempat beras tersebut.

Kulit Kayu Manis
Selain mengusir semut, kulit kayu manis juga efektif dalam membasmi kutu beras. Caranya pun sangat mudah hanya dengan meletakkan kayu manis pada tempat penyimpanan beras. Sama dengan bahan alami yang disebutkan di atas, kutu beras ternyata juga tidak menyukai aroma kayu manis, sehingga kutu beras akan migrasi dan tidak mengganggu beras kita lagi.

Cabe Kering
Kutu beras juga tidak menyukai aroma khas cabe kering. Oleh karena itu, jangan buang-buang stok cabe anda. Cara menggunakan cabe kering untuk mengusir kutu beras adalah dengan memasukkan cabe kering ke dalam tempat penyimpanan beras anda. Biarkan sampai aromanya tercium oleh kutu beras dan kutu beras akan pergi.

Itulah beberapa bahan yang bisa mencegah datangnya kutu beras menginvasi simpanan beras dirumah. Disarankan agar beras yang disimpan tidak terlalu banyak dan cukup untuk memenuhi kebutuhan paling lama satu bulan saja. Dengan demikian, anda lebih rutin mengganti stok beras dengan beras baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar