Jumat, 12 Juli 2019

Sukmariah, Kartini yang Berdayakan Warga Miskin Lewat Koperasi

Sukmariah

Jika ibu Kartini mendedikasikan dirinya di dunia pendidikan, maka Sukmariah memilih pengabdian di bidang ekonomi kemasyarakatan. Wanita kelahiran tahun 1981 yang juga dijuluki sebagai Srikandi Koperasi ini, menggagas pendirian koperasi simpan pinjam di desanya, Desa Munjul, Tangerang. Berkat kegigihannya, sekarang warga desanya pun semakin giat dalam berwirausaha. 

Miskinnya Kehidupan Warga Desa, Menggerakkan Hati Sukmariah
Bukan tanpa sebab Sukmariah begitu yakin untuk mendirikan koperasi simpan pinjam di desa tempat tinggalnya, Desa Munjul. Desa Munjul merupakan desa yang mayoritas warganya hidup di bawah garis kemiskinan. Kebanyakan warga tak memiliki rumah yang layak untuk ditinggali. Kehidupan di desa itu diperparah dengan buruknya sanitasi dan tak tercukupinya asupan makanan. 

Melihat kenyataan tersebut, Sukmariah pun mulai memikirkan cara bagaimana bisa membantu warga di desanya. Awalnya, ia memang mampu meminjamkan sedikit modal dari uang pribadinya pada warga yang menemuinya. Namun, mengingat hasil usaha konveksi kecil keluarganya tak akan bisa membantu semua warga, ide untuk mendirikan koperasi pun terbesit di benaknya. 

Pendirian MBT Mitra Mandiri Sejahtera dan Pemberdayaan Warga 
Untuk dapat membantu perekonomian warga di desanya, Sukmaria pun berinisiatif mengikuti audiensi bersama pemerintah daerah. Audiensi ini pun berhasil, sehingga Sukmariah bisa mendapatkan dana program KUBE (Kelompok Usaha Bersama) dari Kemensos. Dana inilah yang digunakan Sukmariah untuk mendirikan koperasi simpan pinjam MBT Mitra Mandiri Sejahtera. 

Koperasi yang didirikan oleh Sukmariah, memberikan pinjaman modal bagi warga sekitar yang ingin membuka usaha. Sukmariah benar-benar memastikan langsung bahwa warga yang mendapatkan pinjaman modal, memang tergolong tak mampu. Tak hanya itu, bermodalkan keterampilan menjahitnya, ia mengajarkan cara menjahit dan membuat sepatu pada masyarakat. 

Berdasarkan data pada tahun 2014 silam, manfaat koperasi ini sudah dirasakan oleh sekitar 100 pengusaha kecil, 190 fakir miskin, dan 30 penjahit konveksi. Jumlah ini tentu saja semakin bertambah hingga saat ini. Selain pinjaman dari koperasi, Sukmariah pun tak pikir panjang membantu masyarakat mendapatkan dana pinjaman dari bank, jika dana koperasi tak mencukupi. 

Apresiasi Atas Dedikasi dari Srikandi Koperasi
Sepak terjang Sukmariah dalam mengembangkan perekonomian di desanya, membuatnya sangat pantas untuk diberikan apresiasi lebih. Oleh karena itu, tak salah kiranya jika Srikandi Koperasi ini, diberi kesempatan menjalankan ibadah umroh gratis lewat program berlipatnya berkah Allianz. Selain program ini, Anda juga bisa turut membantu sesama lewat asuransi wakaf Allianz. 

Asuransi wakaf merupakan salah satu fitur asuransi yang bisa Anda pilih jika menggunakan jasa asuransi dari Allianz. Asuransi yang Anda bayarkan, nantinya tak hanya akan memproteksi diri Anda, namun juga membantu orang lain yang membutuhkan dalam bentuk wakaf. Jadi, pahala wakaf yang Anda terima, tak hanya di dunia saja, namun tetap mengalir hingga ke akhirat kelak. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar