Rabu, 24 Juli 2019

Dampak Terserang Neuropati

Rasa kebas adalah

Rasa kebas adalah hal yang mungkin sering dialami oleh sebagian besar orang baik berumur dewasa ataupun masih anak-anak. Walaupun hanya mengalami rasa kebas yang biasa saja, jangan pernah remehkan hal sekecil apapun. Rasa kebas ini bisa saja membawa ke arah penyakit yang serius, memang awalnya saja kesemutan tetapi kalau terjadi terlalu sering hal itu merupakan gejala awal dari kerusakan saraf yaitu Neuropati. Untuk dapat mengetahui bahwasannya kamu memiliki penyakit neuropati ini, kamu bisa mengetahui gejala awal yang sering terjadi seperti kebas dan kesemutan. Jika, hal tersebut terlalu sering menyerang tubuh kamu langsung saja minta cek kesehatan ke dokter spesialis saraf ataupun klinik-klinik yang tepercaya. 

Membahas mengenai penyakit neuropati ada hal yang dapat diketahui lebih spesifik tentang gejala-gejala neuropati selain dari rasa kebas ataupun kesemutan. Dan, diantaranya sebagai berikut kram, kaki atau tangan yang terasa tertusuk, dan pegal-pegal di tubuh. Memang hal seperti ini masih dianggap sepeleh tetapi saat mengetahui bahwasannya tubuh telah terjangkit yang namanya neuropati pasti menyesal karena tidak mengecek dari awal lalu mengobatinya secara bertahap. Sebenarnya neuropati ini bisa dicegah dari awal hingga tidak menjadi sebuah penyakit kronis yang ada di tubuh. Perlu kamu ketahui jika mencegah mulai awal, kamu tidak perlu banyak mengkonsumsi obat-obatan kimia ataupun kontrol bolak-balik rutin ke dokter yang menangani hal seperti ini. Di dalam pencegahan awalnya kamu hanya perlu memperhatikan yang namanya keseimbangan pola makanan yang dimaksudkan disini adalah 4 sehat 5 sempurna, lalu kamu perlu memperbanyak makanan yang mengandung  vitamin B1, B6, dan B12, ada hal lain yang dapat dilakukan dalam langkah pencegahan yaitu dengan memperbanyak olahraga. Untuk olahraga sendiri, tidak perlu yang berat karena bisa menyiksa diri sendiri dan saraf-saraf tubuh kamu. Lebih baik kamu berolahraga yang ringan seperti sedikit pemanasan, asalkan tubuh kamu bergerak dan tidak hanya nganggur tanpa bergerak sedikitpun. Perlu kamu ketahui, untuk dapat mengkonsumsi vitamin yang dianjurkan dalam pencegahan neuropati ini kamu bisa memakan keju, susu, daging, ayam dan kacang-kacangan. 

Setelah mengetahui sedikit masalah gejala dan pencegahan awal mengenai penyakit neuropati. Hal yang perlu dibahas lebih dalam adalah dampak dari neuropati sendiri. Apa saja dampak yang akan dialami seseorang yang terkena neuropati baik awal ataupun pada kondisi kronis? Maka dari itu, pada kesempatan kali ini membahas dampak dari penyakit neuropati. Dampak dari neuropati sendiri sangat beragam mengingat penyakit neuropati ini sangatlah bercabang pada saraf-saraf tertentu jadi perlu untuk dikupas satu persatu. Neuropati perifer salah satu penyakit yang menyerang semua saraf yang berada di bagian luar dari otak serta saraf belakang. Neuropati yang satu ini memberikan dampak yang juga sangat besar ditanggung oleh tubuh kamu, neuropati ini bisa menghancurkan fungsi sensorik yang ada di tubuh kamu. Parestaria merupakan salah satu dampak dari neuropati perifer dimana kamu akan merasakan sebuah tusukan pada bagian tubuh yang memang sudah mengalami gangguan. Dampak selain dari parestaria adalah pembengkakan pada bagian kaki yang memang tidak ada rasa sama sekali, sedikit hilang kendali terhadap koordinasi bagian tubuh, berkurangnya tingkat kepekaan terhadap rasa sakit yang diderita, dan merasakan sebuah kesakitan dari stimulasi yang tidak menimbulkan rasa sakit tubuh. Selanjutnya adalah neuropati otonom dimana penyakit ini menyerang saraf involuter, dampak yang akan dirasakan dari neuropati ini adalah diare pada malam hari, mual-mual, perut kembung, disfungsi pada hal seksual, susah untuk buang air kecil, dan gula darah yang sangat rendah dari batas normalnya. Setelah mengetahui dampak dari neuropati perifer dan otonom, yang selanjutnya adalah neuropati kranial. Neuropati yang satu ini menyerang 12 saraf yang ada di kepala. Dampak dari neuropati ini adalah disfungsi penglihatan terhadap hal visual dan disfungsi kemampuan penangkapan suara atau pendengaran yang akan dikirim ke otak.

Begitulah singkat informasi mengenai neuropati yang bisa dirasakan gejalanya dari rasa kebas yang berlebihan ataupun kesemutan dan dampak-dampak dari neuropati yang memang bercabang karena saraf tubuh sendiri banyak. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar